31.5.16

Dengan Hati

Hujan yang mengguyur semalam di kota ini menyisakan embusan dingin di pagi hari. Dengan cuaca dingin begini, jelas saja alergi dan sinusitis saya langsung kambuh. Bergegas mengenakan baju seragam yang lumayan tebal itu, saya dan beberapa teman segera mencari penghangat tubuh. Penghangat tubuh yang saya maksud adalah sepiring nasi beserta sayur dan sepotong tempe mendoan. 


Kaki pun melangkah memasuki sebuah warung makan sederhana. Tidak tampak kursi "fancy" berjejer seperti di rumah makan pada umumnya. Hanya meja makan dan kursi kayu seadanya. Seulas senyum dari sepasang suami istri menyapa kami, si pemilik kedai. "Teh anget, Mbak?" sapa si ibu dengan ramah. "Injih, Bu." "Mboten ngagem gendhis? (Nggak pakai gula)?" "Sekedhik mawon (sedikit saja)." Biasanya si bapak akan menimpali, "Mangke kalau manisnya ilang pripun? (Nanti kalau manisnya hilang gimana?" Dan saya pun hanya tersipu-sipu mendengar candaan itu. Tak menunggu lama, sepiring nasi sayur, sepotong mendoan hangat, dan segelas teh panas sudah tersaji di depan kami. Selesai membayar, kami pun segera bergegas menuju kantor yang berjarak beberapa puluh meter saja.


Langkah demi langkah mengikuti tanya dalam pikiran saya. Sudahkah saya bekerja dengan hati seperti si bapak dan ibu pemilik kedai makan itu? Mengapa rasa tidak bersyukur selalu mengendap dalam hati kita? Mengapa kita sering tidak maksimal dalam bekerja? Mengapa kita sering menularkan hawa negatif saat bekerja? Jawaban yang paling sering terlontar adalah, "Ya karena pekerjaan ini bukan passion gw!"  Tapi, bukankah kita manusia dewasa yang bisa memilih keputusan yang kita buat?
Ah....


Selamat hari Selasa. Sudahkah bekerja dengan hati hari ini?

3 comments:

artika maya said...

pembukanya sadap sekali. senang sekali anda kembali menghidupkan blog ini. mgk tidak banyak org yg bekerja di tempat/bidang yg dia cintai. mgk pilihan yg sgt sedikit dan byk alasan lain. tp spt yg pernah kita bahas wkt itu, bekerjalah spt bekerja utk Tuhan.
stay bless and keep spirit ya!

Meita Sandra said...

Terima kasih sudah mampir di blog ini. Yup...marilah memberi manfaat kepada sesama alih-alih mementingkan diri sendiri ☺

Merlina Frandez said...

Artikel Bagus !

Furniture Rotan Sintetis